DIARY-DIARY, TOO…

Kebohongan terbesar…

Posted by: Inspirations on: October 7, 2009

nyontek“Apa kebohongan terbesar yang pernah elu lakuin dan apa alesannya?” adalah pertanyaan saya ke seorang teman baik.
“Ehm… mikir dulu ya Na!”

Dan setelah beberapa lama, begini jawabannya:
“Kayanya ndak pernah bohong. Soalnya situasi atau keadaan atau aku sendiri “memaksa” aku untuk JUJUR”

Lalu saya tanya, “Contoh?”
Dia jawab, “Angka jelek…harus tanda tangan orang tua!!  Tetep minta tanda tangan, walaupun diomelin (padahal bisa dipalsukan kan??).”
Mendengar itu, memori saya terlempar ke masa SD. Saya pernah memalsukan ttd Mama, gara-gara dapet nilai 3!! Hohohoho…. Sekali-sekalinya itu deh… asli saya deg-degan, takut setengah mateng…

Eeee… temen baik saya lanjut lagi:
“Nyontek…ndak mau!!!”
Wah! Memori saya lagi-lagi terlempar ke masa-masa SMP/SMA. Saya pernah nyontek dengan modus: melirik ke jawaban pilihan berganda temen sebelah atau tanya-tanya temen. Tapi… deg-degannya itu lho… jantung saya berdebar cepat!! Deg, deg, deg, degdegdegderedegdeg! Hhhh…..

Saya dulu sempat “salut” dan “kagum” (kesalutan dan kekaguman yang aneh memang) sama temen-temen saya yang berani menyimpan kertas contekan kecil di lipatan roknya, di kaos kaki, di bawah meja, di penggaris, di kotak pensil, dll. Atau menulis dengan pensil contekan-contekan di atas meja kayu, yang waktu dibaca harus dengan sudut tertentu baru keliatan jelas.

heartTUHAN memberi manusia “hati nurani”, semacam “sirene” yang bakal bunyi kalau manusia itu melakukan dosa, kesalahan, pelanggaran. Tapi….”sirene” bakal mati, kalau si manusia mengabaikannya terus menerus.
Padahal “sirene” itu sekaligus penuntun jalan manusia lho… supaya gak semakin jauh kalau jalannya “kesasar”… tapi pilihan kan di tangan manusia ya… jadi ya.. asal inget/eling/sadar aja bahwa satu kali nanti semua manusia mesti mempertanggungjawabkeun seluruh hidupnya di hadapan TUHAN…

Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.(Wahyu 20:12,15)

(Images: www.gettyimages.com)

1 Response to "Kebohongan terbesar…"

Nyontek? Berhenti nyontek sejak sd, hehe…tapi pertanyaannya adalah: apakah nyontek itu salah? Jepang bisa maju krn tukang contek teknologi kan. Kalo kita kerja, sangat dianjurkan untuk contek kerjaan sebelomnya supaya lebih efisien dan efektif. Kalo begitu banyak dampak positif yang diperoleh dari nyontek, kenapa di sekolah ga boleh nyontek?? Bener2 aneh!!

Leave a Reply